Latest Post

[audio record] Dialog Anis Matta bersama Mahasiswa di UGM | Safari Ramadhan

Written By pks-palu on Minggu, 29 Juli 2012 | 7/29/2012

Diskusi Tokoh menghadrikan Anis Matta di Masjid Kampus UGM (28/7/12)

JOGJA - Sabtu 9 Ramadhan 1433 (28/7/12)Anis Matta hadir di acara 'Diskusi Tokoh' yang diselenggarakan Jama'ah Sholahudin Masjid Kampus UGM dalam rangkaian kegiatan Ramadhan di Kampus.

Acara berlangsung setelah sholat tarawih bertempat di Masjid Kampus UGM yang dipadati mahasiswa-mahasiswi se-Yogyakarta.


Tema 'Bagaimana Penerapan Konsep Islam di Indonesia' malam itu dibahas dengan sangat menarik oleh Sekjen PKS ini.


"Penjelasan Ustadz
@anismatta Soal Penerapan Syariah Islam ini Baru Banget gw Denger.. Cerdas! ! Mencerahkan ! Khas Arsitek Peradaban!" ujar @JaLdeee yang tidak hadir tapi hanya mendengar rekaman audionya saja.

"Penjelasan Ustadz
@anismatta Semalam soal #SyariahIslam dari Perspektif Arsitek Peradaban ini lah Yang buat Ust. Jadi SekJen PKS abadi. :p" lanjutnya dengan nada bercanda via twitter.

Sahih! begitulah yang juga admin rasakan yang beruntungg bisa turut hadir di acara yang berlangsung hingga sekira pukul 22.30 ini. Pun para mahasiswa yang terpaku dan terpukau dengan pemaparan yang 'sangat baru' dan sangat 'visioner'.


Berikut kami share rekaman audio 'diskusi tokoh' yang menghadirkan dua pembicara. Pertama ustadz Yoyok yang menggantikan pembicara DDII yang berhalangan hadir, dan sesi II barulah Anis Matta berbicara.


Mohon maaf kualitas rekaman kurang bagus. Di awal-awal pemaparan Anis Matta suara sangat pelan namun ditengah sampai akhir lumayan bagus.

Link Download: LINK MEDIFIRE atau LINK 4SHARED

Kementerian Tifatul Patut Diacungi Jempol

Written By pks-palu on Senin, 23 Juli 2012 | 7/23/2012

Langkah Kemenkominfo yang mengundang 12 perusahaan Internet Service Provider (ISP) untuk memperketat akses situs porno patut diacungi jempol.
Demikian disampaikan Kasubdit Cyber Crime Direktorat II Bareskrim Mabes Polri, Kombes Tommy Watuliu di kantor Kemenkominfo, Jalan Merdeka Barat, Jakarta, Rabu (18/7).

“Ini merupakan kesempatan yang baik dimana pemerintah telah melakukan upaya untuk meminimalisir permasalahan pornografi. Pemanggilan ini merupakan salah satu dari upaya preventif hingga tingkat akses ke situs-situs itu bisa diminimalisir,” ujarnya.

Menurutnya, langkah ini memang tidak bisa hingga 100 persen menghapuskan pornografi di Indonesia, namun setidaknya, para provider ISP itu telah melakukan upaya signifikan untuk memfiltering situs-situs porno.

“Tentunya hal ini berkontribusi untuk menghindari pengaksesan konten porno terutama oleh generasi muda kita,” lanjutnya lagi.

Tommy juga mencontohkan bahwa di negara lain seperti di China ISPnya hanya ada lima dan semuanya dikontrol pemerintah. Hal ini karena banyaknya aksi-aksi kejahatan yang bisa terjadi dari dunia maya.

“Tindakan kriminal di media online itu ada banyak. operasinya bisa dilakukan dari social media untuk perdagangan orang. Hal ini karena Kejahatan cyber sebenarnya agak berbeda dengan kejahatan konvensional. Penyidikannya lebih sulit karena melibatkan pihak asing. Karena itu, peran masyarakat adalah yang paling penting,” tutupnya.

sumber : http://www.rmol.co/read/2012/07/18/71419/Kementerian-Tifatul-Patut-Diacungi-Jempol-

Naik KRL, Nurmahmudi Tidak Ajak Awak Media


Islamedia - Komitment Walikota Depok Nurmahmudi Ismail untuk menjadi teladan bagi warganya untuk memanfaatkan transportasi umum kembali dibuktikan. Salah seorang penumpang sempat menjumpai Nurmahmudi sedang berdiri di dalam KRL dan berbicara dengan penumpang lainya dengan suasana penuh keakraban.



"Nah ini br walikota keren, ga make bawa2 media" kalimat ini dituliskan oleh salah seorang pengguna account Facebook saat mengupload foto Nurmahmudi pada hari Rabu (18/7). Sebuah bentuk ekspresi simpatik, meskipun naik kereta api tidak membawa awak media untuk meliputnya sebagaimana para pejabat lainya.



Sudah menjadi kebiasaanya, Walikota yang berasal dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini memang terbiasa menggunakan transportasi umum baik itu angkot maupun kereta api. Tindakan ini selain untuk lebih dekat dengan masyarakat, juga untuk dapat merasakan bagaimana pelayanan publik yang dirasakan masyarakat secara luas.[ismed]

Pengalaman Unik WNI Menguntit Presiden Mesir Mursi di Awal Ramadhan

Written By pks-palu on Minggu, 22 Juli 2012 | 7/22/2012

Awal Ramadhan: Mursi Melangkah ke Kampung Halaman

Liputan Adi Sucipto*
WNI tinggal di Mesir

Presiden Mursi sholat tahiyatul masjid
Kota Zagazig terdapat sebuah masjid yang besar nan indah bernama “Masjid Fath”, ia menjadi masjid pertama yang di ziarahi dan ditunaikan di dalamnya shalat jum’at pada Ramadhan 1433 H oleh seorang presiden yang juga berasal dari kota ini. Awal puasa di Mesir jatuh pada hari jum’at, 20 july 2012 dan di awal puasa ini pun presiden Mesir yang baru memiliki banyak agenda diantaranya ziarah ke tempat kediamannya di provinsi Sharqeya.

Mengetahui presiden akan datang dan menunaikan solat jum’at di masjid kebanggaan orang-orang zagazig, maka tak heran pagi jum’at mulai pukul 9 hingga tiba waktu solat jum’at , masyarakat ramai berbondong-bondong menuju masjid megah ini untuk menunaikan solat jum’at sekaligus ingin melihat secara langsung sosok presiden yang lahir di desa Al Idwah, Zagazig.


Saat akan memasuki masjid, seluruh masyarakat wajib antri dan semuanya diperiksa satu persatu oleh polisi tak terkecuali saya pada waktu itu yang juga ikut antri. Ketika masuk masjid, saya melangkah ke depan mengambil shaf paling awal, kemudian melaksanakan solat sunat tahiyatul masjid. Jam sudah menunjukan pukul 11 siang, para jam’ah solat jum’at pun kian banyak, mereka rela berdesak-desakan untuk menunggu kedatangan sang presiden yang sebentar lagi akan memasuki masjid, sambil menunggu sebagian jama’ah banyak yang membaca qur’an dan berdzikir.


Terlihat di depan pintu masuk, syaikh Ali Jum’ah sang mufti Mesir telah tiba didampingi beberapa ulama al Azhar lainnya. Banyak ucapan yang dilontarkan oleh jama’ah masjid saat menunggu kedatangan presiden, ada yang menyerukan takbir dan tahmid, dan ada pula yang bershalawat. Tak lama kemudian DR.Muhammad Mursi tiba dan memasuki masjid, tampak juga ketua Majelis Syura (MPR) Prof.Dr.Ahmad fathi yang juga berasal dari Zagazig, para jama’ah pun berdiri ingin melihat langsung sosok pemimpin mereka yang baru, para paswalpres pun berdiri, membuat pagar mengamankan situasi.

Masjid Fath Zagazig
Setelah DR.Mursi masuk masjid, ia tidak langsung duduk tapi melaksanakan solat sunat tahiyyatul masjid, melihat kejadian ada salah seorang bapak Mesir yang duduk di samping saya berkata : “ahsanun nas” (manusia terbaik). Ada yang berteriak “kullu sanah wa anta thoyyib ya Rais” (kebaikan selalu menyertaimu duhai Presiden). Dan ada pula yang berkata: “berpuluh-puluh tahun saya solat di masjid ini, baru kali ini diziarahi presiden dan ia solat bersama kita”, mendengar ungkapan itu salah seorang jama’ah di sampingnya bertutur: “Hadza min fadhli Rabbi”. Bahkan ada seorang Bapak membawa 2 orang anak laki-lakinya yang masih kecil, ia berkata kepada anaknya: “itu nak presdien kita, Mursi .. agar kalian tahu”. Gema takbir pun berkumandang dari setiap sudut masjid Fath.

Melihat suasana seperti ini, badan saya pun bergetar dan hati saya berkata: “Ya Allah, alangkah indahnya suasana seperti ini, masyarakat Mesir sekarang sudah merasakan begitu dekatnya pemimpin dengan rakyatnya, segala puji hanya bagi Engkau”.


Saat Khatib jum’at berkhutbah, ia berpesan kepada seluruh jama’ah: “hendaklah kita semua berbuat adil kepada siapa saja, pemimpin harus berbuat adil kepada rakyatnya, karena adil itu dekat dengan taqwa”.


Seusai shalat, DR.Mursi langsung berdiri, menyalami rekan-rekannya dan juga kepada para ulama-ulama. Ada yang menarik setelah itu, ketika panwalpres mempersilahkan Musri untuk segera meninggalkan ruang masjid, Mursi menolak dan ia minta diberikan mix, dan ia pun langsung berbicara sambil mendekati jama’ah: “segala puji bagi Allah, kita dipertemukan Allah pada bulan Ramadhan kali ini dan saya berpesan kepada semuanya; banyak-banyaklah membaca al Qar’an dan amalkan isi al Qur’an”. Mendengar penyampaian itu semua jama’ah bertakbir .. “Allahu Akbar”, gemuruh suara pun menggema di dalam hingga ke luar masjid. Mursi keluar masjid dan langsung menuju mobil keprisidenan.


Saya melihat masyarakat, tampak rasa bahagia di wajah-wajah mereka , semua bergembira, senang, penuh suka cita, seakan – akan mereka tidak ingin berpisah dari sang presiden dan ini merupakan sesuatu yang baru bagi mereka. Sungguh amat sangat jauh berbeda yang pernah saya rasakan dan alami sekitar 5 tahun yang lalu, di saat Hosni Mubarak berkunjung ke Zagazig. Kebetulan waktu itu saya tinggal di apartemen lantai 7 samping stadiun. Sehari sebelum presiden Mubarak tiba, polisi sudah berjaga – jaga, mereka berdiri di atas apartemen dengan persenjataan yang lengkap. Pada saat Mubarak akan tiba di lapangan stadiun dengan kendaraan helikopter, seluruh jendela rumah kami ditutup dan tidak boleh melihat apalagi membuka pintu dan jendela. Dan pernah kejadian juga sebelumnya saat kampanye pilpres Mesir di stadiun Zagazig, teman-teman saya yang tinggal di apartemen tingkat 7 tadi diungsikan sementara (5 hari) ke rumah teman Indonesia yang lainnya demi keselamatan sang diktator Mubarak yang ingin kembali mencalonkan Presiden mesir.


Selanjutnya, Mursi kembali melanjutkan perjalanan, melangkah menuju desa Al Idwah - Sharqeya, menziarahi keluarga dan buka puasa bersama.

Penulis: Adi Sucipto
Demikian tulisan ini saya sampaikan, semoga banyak hikmah dan pelajaran yang bisa kita ambil. Kepada rakyat Mesir, mabrouuk,, telah Allah kirimkan kepada kalian sosok pemimpin yang beriman yang dekat dan sayang kepada masyarakat. Semoga DR.Mursi senantiasa diberi taufik dan kekuatan untuk memimpin negeri kinanah ini, amin ya Rabb, selamat berjuang rakyat Mesir!! Ramadhan Kareem.

*http://www.facebook.com/photo.php?fbid=3037624038990&set=a.2464213744091.90104.1814691601&type=1&theater



Pawai Menyambut Ramadhan PKS Kota Palu

Written By pks-palu on Kamis, 19 Juli 2012 | 7/19/2012

Palu -  Sebagai bentuk  rasa gembira akan datangnya bulan Ramadhan, PKS Kota Palu bersama masyarakat kota Palu, melakukan pawai Ramadhan. Bertempat di Taman Kota Palu, berkumpul kader dan simpatisan, kamis, 19/07

Acara di buka dengan sambutan dari Ketua Umum  DPW PKS Sulteng, H. Zainuddin Tambuala, Lc,MA.  Dalam sambutannya Ust. Zainuddin menyampaikan keutamaan bulan ramadhan, dimana setiap aktivitas ibadah dan dakwah akan selalu mendapatkan nilai yang lebih dari Allah SWT. Oleh karena itu setiap kader dan simpatisan PKS harus mengomtimalkan kegiatan-kegiatan ibadah dan dakwah yang selama ini dilakukan, sehingga efeknya bisa juga dirasakan oleh sebagian besar masyarakat kota Palu. Dalam kesempatan ini pula, disampaiakan arahan agar setiap kader dan simpatisan dapat berpartisipasi langsung dalam setiap acara-acara kemasyarakatan di daerahnya masing-masing, seperti tadarusan, ifthor jamai’I, dan lainnya. 

Dalam penutupnya,  Ust. H. Zainuddin Tambuala  juga menyampaikan permintaan maaf kepada sebagian pengguna jalan yang nantinya akan di lewati oleh rombongan pawai ramadhan, apabila terjadi sedikit kemacetan, dan beliau juga juga menghimbau agar peserta pawai tarhib ramadhan mematuhi peraturan lalu lintas yang berlaku.

Pawai tarhib ini sendiri melintasi hampir seluruh ruas jalan protokol di kota Palu, seperti Moh. Hatta– Moh. Yamin – Basuki Rahmat – Emy Saelan – Pertokoan – Sis Al-Jufri– Kimaja – Sudirman.  Banyak  warga masyarakat yang  antusias saat dilewati rombongan tarhib ramadhan, sekaligus meminta jadwal imsyakiyah untuk ramadhan tahun ini. Selain pembagian jadwal Imsyakiyah, peserta pawai juga menyeru kepada masyarakat kota Palu, untuk bisa mengoptimalkan ibadahnya pada bulan ramadhan.

Menurut ketua ansithah ramadhan 1433  DPD PKS Kota Palu, Ust Rizal Daeng Sewang, Pawai Ramadhan tahun ini bekerja sama dengan seluruh komunitas motor yang berada di Kota Palu yang berjumlah lebih dari 200 motor. Selain pawai ramadhan DPC PKS  PKS se-Kota Palu membagikan jadwal imsakiyah dan panduan Ramadhan kepeda warga di beberapa titik, diantarnya, Pasar impres Manonda, Pertokoan Hasanuddin dan Pasar Masomba. (Humas PKS Palu).

Ketua GP Ansor: Hanya PKS Yang Peduli Pengkaderan dan Regenerasi

Solo - Ketua Umum GP Ansor, Nusron Wahid, memperingatkan partai-partai politik agar membentuk lembaga kaderisasi sendiri. Dengan demikian maka model 'belanja kader' akan berkurang, sehingga para pengurus ormas kepemudaan akan bisa berkhidmat mengabdi pada kegiatan sosial lewat organisasinya. Nusron menyebut parpol sekarang masih seperti zombie.

"Pola pengkaderan yang baik selama ini masih dipegang dan digarap oleh ormas-ormas kepemudaan, terutama ormas kepemudaan agama. Kaderisasi kader kepemudaan nasional sepertinya sedang macet," ujar Nusron kepada wartawan di Solo, Kamis (19/7/2012).


Nusron mengatakan selama ini hampir semua partai lalai melakukan pengkaderan untuk kepentingan partainya sendiri. Yang dilakukan kemudian adalah melakukan 'belanja kader' dengan cara meminang kader-kader menonjol dari ormas tertentu untuk dijadikan kader muda partai meneruskan regenerasi di partai tersebut.


"Kalau kita lihat-lihat hanya PKS yang peduli dengan pengkaderan untuk regenerasi partainya. Yang lain itu main comot dengan model 'belanja kader' tadi. Dan kader menonjol di GP Ansor atau Pemuda Muhammadiyah atau yang lainnya lalu diambil Golkar, atau Partai Demokrat, PPP, PDIP, PKB atau partai lainnya. Ini sebenarnya kurang baik juga," lanjutnya.


Situasi yang kurang baik itu, menurut Nusron, kader-kader rekrutan tersebut akan cenderung masing-masing menggalang kelompok-kelompok kecil di internal partai sehingga terjadi faksional. Kecenderungan kader melakukan faksional itu sebetulnya merugikan partai karena para kader itu tidak akan lebih dulu memperjuangan aspirasi partainya, melainkan kelompok kecilnya di dalam partai.


"Selama partai masih seperti zombie yang suka mengambil kader-kader ormas seperti sekarang, maka khidmat para kader itu juga akan terganggu. Kalau partai sudah mampu mengkader sendiri orang-orangnya maka para keder menonjol di ormas kepemudaan akan sepenuhnya bisa berkidmat mengabdikan tenaga dan pikirannya pada kegiatan sosial yang dipilihnya," ujar anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi Partai Golkar tersebut. [
detik.com]

Ramadhan: Keqariban ditengah keghariban (pendekatan diri ditengah keterasingan) | Rahmat Abdullah

Written By pks-palu on Rabu, 18 Juli 2012 | 7/18/2012



"Musuh-musuh ummat mestinya belajar untuk mengerti bahwa bayi yang dilahirkan ditengah badai tak akan gentar menghadapi deru angin. Yang biasa menggenggam api jangan diancam dengan percikan air. Mereka ummat yang biasa menantang dinginnya air di akhir malam, lapar dan haus di terik siang."-KH Rahmat Abdullah-



Tak pernah air melawan qudrat yang ALLAH ciptakan untuknya, mencari dataran rendah dan semakin kuat ketika dibendung dan menjadi nyawa kehidupan. Lidah api selalu menjulang dan udara selalu mencari daerah minimum dari kawasan maksimum, angin pun berhembus.

Edaran yang pasti dari keluarga galaksi, membuat manusia dapat membuat mesin pengukur waktu, kronometer, menulis sejarah, catatan musim dan penanggalan. Semua bergerak dalam harmoni yang menakjubkan. Ruh pun –dengan karakternya sebagai ciptaan ALLAH– menerobos kesulitan mengaktualisasikan dirinya yang klasik saat tarikan grativasi “bumi jasad” memberatkan penjelajahannya menembus hambatan dan badai cakrawala.

Kini –dibulan ini (Ramadlan)– ia begitu ringan, menjelajah langit ruhani. Carilah bulan diluar Ramadlan – saat orang dapat mengkhatamkan tilawah satu, dua, tiga sampai empat kali dalam sebulan. Carilah momentum saat orang berdiri lama dimalam hari, saat orang menyelesaikan sebelas atau dua puluh tiga rakaat. Carilah musim kebajikan saat orang begitu santainya melepaskan “ular harta” yang membelitnya.

Inilah momen yang membuka seluas-luasnya kesempatan ruh mengeksiskan dirinya dan mendekap erat-erat fitrah dan karakternya.

Marhaban ya syahra ramadlan Marhaban ya syahra’ as-shiyami
Marhaban ya syahra ramadlan Marhaban ya syahra’ al-qiyami.


Keqariban ditengah keghariban (pendekatan diri ditengah keterasingan)

Ahli zaman kini mungkin leluasa menertawakan muslim badui yang bersahaja, saat ia bertanya : “Ya Rasul ALLAH, dekatkah tuhan kita? Sehingga saya cukup berbisik saja atau jauhkah Ia sehingga saya harus berseru kepada-NYA?”

Sebagian kita telah begitu ‘canggih’ memperkatakan Tuhan. Yang lain merasa bebas ketika beban-beban orang bertuhan telah mereka persetankan.

Bagaimana rupa hati yang Ia tiada bertahta disana? Betapa miskinnya anak-anak zaman, saat mereka saling benci dan bantai. Betapa sengsaranya mereka saat menikmati kebebasan semu; makan, minum, seks, riba, suap, syahwat dan seterusnya, padahal mereka masih berpijak dibumi-NYA.

Betapa menyedihkan orang yang grogi menghadapi kehidupan dan persoalan, padahal Ia yang memberinya titah untuk menuturkan pesan suci-NYA. Betapa bodohnya masinis yang telah mendapatkan peta perjalanan, kisah kawasan rawan, mesin kereta yang luar biasa tangguh dan rambu-rambu yang sempurna, lalu masih membawa keluar lokonya dari rel, untuk kemudian menangis-nangis lagi di stasiun berikutnya, meratapi kekeliruannya. Begitulah berulang seterusnya.

Semua ayat dari 183 – 187 surah Al Baqarah bicara secara tekstual tentang puasa. Hanya satu ayat yang tidak menyentuhnya secara tekstual, namun sulit mengeluarkannya dari inti hikmah puasa. “Dan apabila hamba-hambaku bertanya tentang Aku, maka katakanlah : sesungguhnya Aku ini dekat…( Al Baqarah : 185).

Apa yang terjadi pada manusia dengan dada hampa kekariban (kedekatan) ini? Mereka jadi pandai tampil dengan wajah tanpa dosa didepan publik, padahal beberapa menit sebelum atau sesudah tampilan ini mereka menjadi drakula dan vampir yang haus darah, bukan lagi menjadi nyamuk yang zuhud. Mereka menjadi lalat yang terjun langsung kebangkai-bangkai, menjadi babi rakus yang tak bermalu, atau kera, tukangtiru yang rakus.

Bagaimana mereka menyelesaikan masalah antar mereka? Bakar rumah, tebang pohon bermil-mil, hancurkan hutan demi kepentingan pribadi dan keluarga, tawuran antar warga atau anggota lembaga tinggi Negara, bisniskan hukum, atau jual bangsa kepada bangsa asing dan rentenir dunia. Berjuta pil pembunuh mengisi kekosongan hati ini. Berapa lagi bayi lahir tanpa berstatus bapak yang syar’i? Berapa lagi rakyat yang menjadi keledai tunggangan para politisi bandit? Berapa banyak lagi ayat-ayat dan pesan dibacakan sementara hati tetap membatu? Berapa banyak lagi kurban berjatuhan sementara sesama saudara saling tidak peduli?


Al Qur’an dulu baru yang lain

Bacalah Al-Qur’an, ruh yang menghidupkan, sinari pemahaman dengan sunnah dan perkaya wawasan dengan sirah, niscahya Islam itu terasa nikmat, harmoni, mudah, lapang dan serasi. Al-Qur’an membentuk frame berfikir. Al-Qur’an mainstream perjuangan. Nilai-nilainya menjadi tolak ukur keadilan, kewajaran, dan kesesuaian dengan karakter, fitrah dan watak manusia. Penguasaan outline-nya menghindarkan pandangan parsial juz’i. penda’wahannya dengan kelengkapan sunnah yang sederhana, menyentuh, aksiomatis, akan memudahkan orang memahami Islam, menjauhkan perselisihan dan menghemat energi umat.

Betapa da’wah Al-Qur’an dengan madrasah tahsin, tahfiz dan tafhimnya telah membangkitkan kembali semangat keislaman, bahkan dijantung tempat kelahirannya sendiri. Ahlinya selalu menjadi pelopor jihad digaris depan, jauh sejak awal sejarah ini bermula. Bila Rasullah meminta orang menurunkan jenazah dimintanya yang paling banyak penguasaan Qur’annya. Bila menyusun komposisi pasukan, diletakannya pasukan yang lebih banyak hafalannya. Bahkan dimasa awal sekali ‘unjuk rasa’ pertama digelar dengan pertanyaan “Siapa yang berani membacakan surat Arrahman di ka’bah?” Dan Ibnu Mas’ud tampil dengan berani dan tak menyesal atau jera walaupun pingsan dipukul musyrikin kota Makkah.

Nuzul Qur’an di Hira, Nuzul Qur’an di hati

Ketika pertama kali Al-Qur’an diturunkan, ia telah menjadi petunjuk untuk seluruh manusia. Ia menjadi petunjuk sesungguhnya bagi mereka yang menjalankan perintah-Nya dan meninggalkan larangan-Nya. Ia benar-benar berguna bagi kaum beriman dan menjadi kerugian bagi kaum yang zalim. Kelak saatnya orang menyalakan rambu-rambu, padahal tanpa rambu-rambu kehidupan jadi kacau. Ada juga orang berfikir malam qodar itu selesai sudah karena ALLAH menyatakan dengan anzalnahu ( kami telah menurunkannya) tanpa melihat tajam-tajam pada kata tanazzalu’l Malaikatu wa’l Ruhu (pada malam itu turun menurunlah para malaikat dan ruh), dengan kata kerja permanen.

Bila malam adalah malam, saat matahari terbenam, siapa warga negeri yang tak menemukan malam; kafirnya dan mukminnya, fasiqnya dan shalihnya, munafiqnya dan shiddiqnya. Yahudi dan nasraninya? Jadi apakah malam itu malam fisika yang meliput semua orang dikawasan?

Jadi ketika Ramadhan di gua Hira itu malamnya disebut malam qadar, saat turun sebuah pedoman hidup yang terbaca dan terjaga, maka betapa bahaginya setiap mukmin yang sadar dengan Nuzulnya Al-Qur’an dihati pada malam qadarnya masing-masing, saat jiwa menemukan jati dirinya yang selalu merindu dan mencari sang Pencipta. Yang tetap terbelenggu selama hayat dikandung badan, seperti badanpun tak dapat melampiaskan kesenangannya, karena selalu ada keterbatasan dalam setiap kesenangan. Batas makanan dan minuman yang lezat adalah keterbatasan perut dan segala yang lahir dari proses tersebut. Batas kesenangan libido ialah menghilangnya kegembiraan dipuncak kesenangan. Batas nikmatnya dunia ketika ajal tiba-tiba menemukan rambu-rambu: Stop!

Puasa: Da’wah, Tarbiyah, Jihad dan Disiplin

Orang yang tertempa makan (sahur) disaat enaknya orang tertidur lelap atau berdiri lama malam hari dalam shalat qiyam Ramadlan, setelah siangnya berlapar haus atau menahan semua pembantal lahir bathin, sudah sepantasnya mampu mengatasi masalah-masalah da’wah dan kehidupannya tanpa keluhan, keputusasaan atau kepanikan.

Musuh-musuh ummat mestinya belajar untuk mengerti bahwa bayi yang dilahirkan ditengah badai tak akan gentar menghadapi deru angin. Yang biasa menggenggam api jangan diancam dengan percikan air. Mereka ummat yang biasa menantang dinginnya air diakhir malam, lapar dan haus diterik siang.

Mereka biasa berburu dan menunggu target perjuangan, jauh sampai keakhirat negeri keabadian, dengan kekuatan yakin yang melebihi kepastian fajar menyingsing. Namun bagaimana mungkin bisa mengajar orang lain, orang yang tak mampu memahami ajarannya sendiri? “Fadiqu’s Syai’la Yu’thihi’ (yang tak punya apa-apa tak kan mampu memberi apa-apa).

Wahyu pertama turun dibulan Ramadlan, pertempuran dan mubadarah (inisiatif) awal di Badar juga di bulan Ramadlan dan Futuh (kemenangan) juga di bulan Ramadlan. Ini menjadi inspirasi betapa madrasah Ramadlan telah memproduk begitu banyak alumni unggulan yang izzah-nya membentang dari masyriq ke maghrib zaman.

Bila mulutmu bergetar dengan ayat-ayat suci dan hadits-hadits, mulut mereka juga menggetarkan kalimat yang sama. Adapun hati dan bukti, itu soal besar yang menunggu jawaban serius. ~KH. Rahmat Abdullah~

*)http://iqronews.wordpress.com/2011/07/28/renungan-ramadlan/

Anis Matta dan Dahlan Iskan Terbanyak Dipilih 'Capres Alternatif' Poling MetroTV

Written By pks-palu on Selasa, 17 Juli 2012 | 7/17/2012


Pemilu masih dua tahun lagi. Tetapi sejumlah politikus jauh-jauh hari sudah menyatakan siap menjadi calon presiden pemilu 2014. Dua di antaranya Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie dan Ketua Umum Partai Hanura Wiranto. Politikus lainnya masih malu-malu. Mereka menunggu waktu tepat.

Hasil survei sejumlah lembaga yang menyigi kandidat telah memunculkan sejumlah nama calon presiden dengan tingkat keterpilihan masing-masing. Sejauh ini Prabowo Subianto berada di peringkat teratas. Ada pula Jusuf Kalla, Megawati Soekarnoputri, dan Sri Sultan Hamengkubuwono X.


Munculnya nama yang "itu-itu saja" seolah mengisyaratkan Indonesia defisit calon presiden. Padahal, di luar mereka ada sejumlah nama yang layak dicalonkan. Metro TV menyebut mereka calon presiden alternatif.


Mereka berasal dari kalangan birokrat, politisi, kepala daerah, pengusaha dan akademisi. Dari masing-masing kalangan dipilih tiga orang. Berdasarkan masukan pelbagai pihak dan kriteria dari Metro TV, ada 15 calon presiden alternatif yang layak berlaga di pemilu 2014.


Metro TV telah membuat poling terbuka untuk MEMILIH Capres Alternatif, dan sampai saat ini (18/7/12) Anis Matta yang merupakan tokoh muda sekaligus Sekjen PKS mendapat suara terbanyak (29,78%) disusul Dahlan Iskan (29,62%).

Bagaimana pendapat Anda? Silahkan Anda memilih di link ini:

http://www.metrotvnews.com/capres/

Menyiapkan Keluarga Menyambut Ramadhan

Written By pks-palu on Senin, 16 Juli 2012 | 7/16/2012

Islamedia - Ramadhan adalah bulan yang dinantikan kehadirannya oleh umat Islam, karena amat banyak memberikan pelajaran dan hikmah baik dalam konteks ruhaniyah maupun fisik. Agar Ramadhan bisa memberikan kemanfaatan yang optimal, diperlukan kesiapan yang memadai dari setiap pribadi, yang disiapkan dalam keluarga.

Kita  ajak seluruh anggota keluarga untuk bersiap menghadapi kedatangan Ramadhan. Seluruh anggota keluarga harus berada dalam suasana kegembiraan  dan  kesyukuran, menyambut kehadiran bulan suci. Jangan sampai memasuki bulan suci tanpa kesiapan hati, tanpa kekuatan niat, tanpa kehadiran perasaan, tanpa perasaan kegembiraan.

Di antara cara menyiapkan anggota keluarga adalah dengan beberapa aktivitas berikut.

Pertama, buatlah acara bersama seluruh anggota keluarga

Carilah waktu yang tepat beberapa hari sebelum Ramadhan untuk membuat acara bersama seluruh anggota keluarga. Suami, isteri dan anak-anak berkumpul dalam suasana yang santai dan nyaman. Pada saat berkumpul itulah, orang tua menyampaikan pesan-pesan kepada anak-anak agar mereka bersiap menyambut kedatangan Ramadhan yang tinggal beberapa hari lagi tiba. Jika perlu, bisa mengundang teman atau ustadz untuk menyampaikan pesan-pesan menjelang Ramadhan.

Pertemuan bisa dilakukan di rumah sambil makan malam bersama, atau mengambil tempat di luar sambil rekreasi keluarga. Mungkin hari Minggu besok (15/07/2012) adalah waktu yang tepat, karena merupakan hari Minggu terakhir sebelum memasuki Ramadhan.

Kedua, buatlah target dan agenda Ramadhan bersama seluruh anggota keluarga

Salah satu tradisi yang baik dalam rumah tangga muslim adalah membuat target bacaan dan hafalan Al Qur’an selama Ramadhan. Misalnya, suami mentarget berapa kali khatam Al Qur’an selama Ramadhan, isteri berapa kali khatam, dan masing-masing anak khatam berapa kali. Tentu disesuaikan dengan kemampuan, namun masing-masing saling memotivasi untuk bisa lebih banyak khatam. Misalnya suami dan isteri 3 kali khatam, anak-anak yang sudah kuliah minimal 2 kali khatam, anak-anak yang sekolah SMA dan SMP minimal 1 kali khatam, dan anak-anak SD minimal membaca 15 juz atau setengah khatam.

Dalam hal hafalan juga bisa ditarget, surat apa yang akan dihafal oleh masing-masing anggota keluarga selama Ramadhan. Bisa juga ditambah target membaca buku-buku tertentu yang bermanfaat, sesuai usia dan pendidikan anak-anak. Semua target tersebut bisa ditulis dalam kertas dan ditempel di dinding rumah untuk pengingat dan penyemangat untuk mencapai target. Keluarga saya menyebut ini sebagai “Janji Ramadhan”, dimana masing-masing dari kami berjanji untuk melaksanakan aktivitas sesuai target yang telah disepakati bersama keluarga.

Agenda Ramadhan hendaknya disepakati bersama keluarga, misalnya melaksanakan shalat tarawih dimana, melaksanakan i’tikaf dimana, buka puasa dimana, melaksanakan shalat Iedul Fitri dimana, dan seterusnya. Ini semua dimaksudkan agar Ramadhan menjadi lebih berkesan dan tidak membosankan. Misalnya, untuk melaksanakan shalat tarawih, bisa berganti-ganti masjid, sehingga bisa berganti-ganti suasana.

Ketiga, membersihkan dan memperindah rumah

Menjelang Ramadhan, buatlah suasana yang sedikit berbeda di rumah kita. Bersihkan rumah kita, lebih dari biasanya. Kalau setiap hari kita membersihkan rumah “sekedarnya”, maka menjelang Ramadhan ini kita bersihkan rumah hingga detail, semua bagian dibersihkan. Setelah bersih, bisa dibuat beberapa bagian hiasan di rumah, agar rumah sudah bernuansa Ramadhan saat memasuki bulan suci tersebut.

Keluarga saya paling suka menyiapkan tempat untuk makan sahur dan buka. Rumahnya tetap itu juga, namun suasananya berbeda ketika hari pertama makan sahur di bulan Ramadhan. Kami men-setting tempat sahur dan buka di bagian tertentu di rumah, dengan suasana yang berbeda dari biasanya. Hanya dengan memindah barang-barang tertentu, mengubah tata letak, atau mengecat satu bagian dinding, ini sudah tampak sangat berbeda dan berubah.

Keempat, menyiapkan perlengkapan Ramadhan

Menjelang Ramadhan sebaiknya sudah disiapkan berbagai perlengkapan yang menunjang kekhusukan dan kesuksesan ibadah Ramadhan. Misalnya, agar bersemangat mencapai target Ramadhan kita bisa membeli mushaf Al Qur’an baru, jika memiliki anggaran dana untuk itu. Namun jika tidak memiliki dana, cukuplah menggunakan Al Qur’an yang sudah ada. Termasuk perlengkapan yang diperlukan adalah jadwal imsakiyah, yang dengan mudah bisa di-download dari berbagai situs terpercaya.

Saya termasuk orang yang suka membeli Al Qur’an baru menjelang Ramadhan, karena hal ini bisa memberikan semangat baru. Selain itu, saya memang ingin di rumah saya tersedia banyak Al Qur’an karena setiap Ramadhan selalu digunakan tempat shalat tarawih anak-anak kampung, dan diteruskan dengan tadarus bersama. Kadang anak-anak menjadi lebih semangat melaksanakan shalat tarawih karena memiliki sarung baru atau sajadah baru. Namun itu semua harus disesuaikan dengan kondisi keuangan. Tidak boleh memaksakan diri untuk menghadirkan berbagai perlengkapan teknis tersebut.

Kelima, mengulang pelajaran ibadah Ramadhan

Salah satu sifat manusia adalah lupa. Kendati fikih Ramadhan sudah kita pelajari sejak kecil, namun penting bagi kita untuk mempelajari ulang berbagai ajaran tentang ibadah Ramadhan dan Idul Fithri. Bagus kalau kita mengajak semua anggota keluarga mempelajari lagi berbagai hal tentang fikih Ramadhan, agar pelaksanaan ibadah selama Ramadhan bisa lebih sempurna dan optimal.

Setiap kali saya mengisi kajian Ramadhan, berbagai pertanyaan di seputar ibadah Ramadhan selalu muncul dan berulang. Ini menandakan, kita harus selalu mengulang pelajaran ibadah Ramadhan sebelum memulai bulan Ramadhan, agar ingatan kita tersegarkan kembali.

Demikianlah beberapa aktivitas untuk menyambut Ramadhan bersama seluruh anggota keluarga. Semoga Ramadhan 1433 H ini menjadi lebih sempurna dan memberikan keberkahan bagi diri, keluarga, masyarakat, bangsa dan negara kita. Amin.

Cahyadi Takariawan
 
Sumber: http://www.islamedia.web.id/2012/07/menyiapkan-keluarga-menyambut-ramadhan.html
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template | PKS PIYUNGAN
Copyright © 2011. PKS KOTA PALU - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger